March 22, 2016

Batterie Mirus

Batterie Mirus, Artileri Raksasa Jerman di Kepulauan Channel!

Skema rencana pembangunan Batterie Mirus. Dengan diameter 305mm, dia adalah senjata terbesar di Kepulauan Channel!


Foto yang sudah banyak diketahui yang memperlihatkan senjata no.1 Batterie Mirus, yang disamarkan sebagai sebuah rumah! Meskipun terlihat culun, tapi bangunan bohong-bohongan ini terbuat dari lapisan baja yang dipasangkan di atas tembok beton kokoh dengan diameter 30 yard!


Gubuk kecil ini berfungsi untuk menyembunyikan jalan masuk ke salah satu tempat penampungan bawah tanah di salah satu senjata Batterie Mirus


Besar dan kecil. Salah satu laras meriam raksasa kaliber 305mm Batterie Mirus yang merupakan bekas peninggalan Rusia ini seakan-akan membuat 'cebol' senapan mesin anti serangan udara di sebelahnya: Schwarzlose 7,9mm MG buatan Austria yang merupakan hasil rampasan dari Belanda


Suasana di dalam pos komando bateri (Leitstand) dari Batterie Mirus yang berada di bawah tanah 

Bagian dalam dari kubah luas salah satu meriam Batterie Mirus


Ini adalah seorang awak Batterie Mirus yang nyambi jadi tukang kelapa di warung remang-remang sekaligus basis band tarling bernama ZODIACK 

Oleh : Alif Rafik Khan
Di antara artileri-artileri raksasa yang dipasang oleh Jerman di Kepulauan Channel (satu-satunya wilayah Inggris yang diduduki oleh Nazi dalam Perang Dunia II), yang paling besar adalah bateri (deretan artileri) pantai yang dinamakan dengan Batterie Mirus. Bateri ini dipasang di St. Saviour, pulau Guernsey (pulau kedua terbesar di Kepulauan Channel setelah Jersey), dan terdiri dari empat buah artileri laut raksasa 30,5cm. Bateri ini tidaklah dipasang disana dengan tugas utama melindungi Guernsey dari serbuan Sekutu, melainkan untuk menyediakan perlindungan untuk seluruh pantai St. Malo bersama dengan artileri-artileri berat lain di pantai Prancis dan pulau Alderney.
Bateri ini mengambil nama dari seorang perwira Kriegsmarine yang kehilangan nyawanya dalam serangan udara Sekutu saat sedang mengunjungi Guernsey di tahun 1941.
Batterie Mirus terdiri dari empat buah artileri bekas Rusia yang diperbaiki dan difungsikan lagi. Dia pada mulanya merupakan bagian dari senjata utama kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Rusia Imperator Alexandr Troti yang berbobot 22.600 ton. Kapal ini diproduksi oleh Arsenal Putilov tahun 1914. Ketika kerajaan Rusia runtuh pada tahun 1917, kapal ini berpindah tangan ke armada Rusia Putih dalam Perang Saudara melawan Rusia Merah (Komunis), dan namanya diganti menjadi Volya (Kemenangan). Selanjutnya dia dipereteli di galangan kapal Prancis di Tunisia pada tahun 1935, dan ke-12 senjata utamanya disimpan.
Dalam buku The War in the Channel Islands then and now karya Winston Ramsey, diceritakan bagaimana pada musim dingin 1939/1940 Inggris dan Prancis setuju untuk memberi bantuan kepada Finlandia dalam perangnya melawan Uni Soviet. Ke-12 senjata yang sudah tersimpan selama bertahun-tahun tersebut lalu dikirimkan ke Finlandia dengan menggunakan tiga buah kapal (masing-masing membawa empat senjata). Tapi kemudian salah satu kapal, Nina, terhambat dalam perjalanan dan direbut oleh pihak Jerman pada bulan Mei 1940 ketika mereka menginvasi Norwegia. Saat Wehrmacht membutuhkan artileri pantai berat untuk ditempatkan di Kepulauan Channel, seseorang ingat akan keempat senjata ini (yang saat itu sudah disimpan di Bergen, Norwegia), sehingga mereka lalu dibawa ke pabrik Krupp di Ruhr dan difungsikan lagi. Artileri “petualang” ini lalu dikirimkan ke St. Malo sebelum ditempatkan di Guernsey sebagai bagian dari Batterie Mirus.
Sebuah crane mengambang dibawa khusus ke St Peter Port untuk memudahkan pembongkaran tiap laras artileri yang besarnya amit-amit tersebut. Laras ini kemudian dibawa dari dermaga bongkar-muat Cambridge ke St Saviour menggunakan trailer 24 roda yang ditarik oleh empat kendaraan lapis baja (kemungkinan kendaraan berat SdKfz8 12 ton yang dibuat oleh Mercedes-Benz). Terdapat cuplikan film yang menarik dari perjalanan ini dalam sebuah video keluaran Tomahawk Films berjudul Channel Islands Occupied. Beberapa bagian jalan harus dilebarkan demi membuat iring-iringan ini bebas-hambatan saat berbelok! Senjatanya yang mempunyai diameter 30,5cm mempunyai jarak jangkau maksimum 42km – lebih pendek dari jarak yang diperkirakan semula (52km), karena uji penembakan sebelumnya menghasilkan kesimpulan bahwa jarak jangkau maksimumnya harus dikurangi demi memperkecil resiko kerusakan senjata tua ini (bahkan kemudian, dalam prakteknya, jarak jangkau normalnya dikurangi lagi menjadi 32km atas alasan yang sama!). Orang-orang Jerman biasa menyebut senjata eks-Rusia ini dengan nama resmi 30.5cm K(E)626(r) atau cukup hanya K14(r). Senjata pertama diuji tembak tanggal 13 April 1942, dan di bulan Agustus tahun yang sama semua senjata sudah operasional. Uji coba ini diberitakan dalam sebuah laporan di surat kabar lokal konsumsi tentara Jerman,Deutsche Guernsey Zeitung, terbitan 12 Agustus 1942.
Bagian utama laporan tersebut adalah sebuah eulogi untuk Kapitän zur See Mirus, seorang ahli senjata Kriegsmarine yang namanya kemudian diambil sebagai nama bateri di Guernsey. Disini saya akan mengutip pembukaan dan paragraf penutup dari laporan tersebut yang penuh dengan optimisme dan keyakinan akan senjata baru ini:
Senjata terakhir dari bateri berat di kepulauan Channel kini telah menyelesaikan ujicoba penembakannya. Tembakan salvo percobaan ketiga menembakkan peluru dengan kecepatan jet yang mengarah jauh ke Atlantik. Laras senjata tersebut kini mengarah dengan gagahnya ke laut. Kebinasaan bagi Inggris apabila mereka berani coba-coba mendekati pulau! Mereka akan disambut oleh rentetan tembakan dari senjata-senjata raksasa yang tidak akan mereka kira sebelumnya. Pertahanan Jerman di Kepulauan Channel telah secara nyata diperkuat dengan adanya bateri ini...
Upacara penghormatan untuk Führer dan lagu kebangsaan menutup pidato komandan Kriegsmarine. Para awak senjata kemudian kembali ke posisi mereka masing-masing, selalu siap-sedia untuk beraksi. Bateri berat baru Kepulauan Channel kini telah siap tembak!
Koresponden perang: Herbert Ladda
Laporan surat kabar ini tidak memberi indikasi akan pekerjaan berat yang sebelumnya telah dilakukan demi membuat Batterie Mirus yang telah memakan waktu 18 bulan lamanya dan membuat pekerjaan pembangunan lain di Guernsey tertunda! Untuk beton sendiri sekitar 47.000 meter kubik dibutuhkan demi membuat tempat dudukan meriam, dengan masing-masing mempunyai gudang penyimpanan amunisinya sendiri, akomodasi untuk 72 orang awak untuk setiap senjata (total awaknya adalah 400 orang!) ditambah dengan bangunan-bangunan lain yang berhubungan, dudukan radar, bunker anti serangan udara, dan lain-lain – sehingga baterai itu pada akhirnya memakan tempat yang luas. Pusat arah penembakan membutuhkan pemberitaan tersendiri, yang terdiri dari tiga instalasi terpisah: pusat komando dan tempat tinggal awak, sebuah radar besar, dan bunker pencari jarak/jangkauan. Semuanya dibuat dari beton yang diperkuat, sementara bunker pencari jarak disambungkan dengan pusat komando melalui sebuah terowongan bawah tanah panjang. Foto-foto di atas memperlihatkan beberapa posisi senjata, dengan dua di antaranya disamarkan seakan-akan sebuah rumah tinggal! Diperkirakan bahwa tiap senjata telah menembakkan sebanyak 70 round sepanjang ‘karirnya’, yang kebanyakannya adalah tembakan ujicoba atau alarm pura-pura.
Sebagai penutup, saya akan mempersembahkan sebuah cerita nyata biar anda tidak ngantuk:
Suatu malam, sebuah ‘blips’ yang mencurigakan pada radar diartikan oleh orang-orang Jerman sebagai pasukan pendarat Inggris, dan pejabat sementara SEEKO-KI Oberstleutnant Pedell (SEEKO-KI adalah perwira tertinggi Angkatan Laut di pulau Guernsey yang mempunyai satu-satunya kewenangan untuk memberi perintah penembakan, dan saat itu kebetulan sedang keluar mengunjungi pulau Alderney!) yang langsung panik segera memerintahkan bateri Mirus dan artileri pantai lainnya untuk menembakkan senjata-senjata mereka. Di pagi harinya, barulah diketahui bahwa “pasukan pendarat” itu kenyataannya adalah dua buah balon artileri Inggris yang setengah tenggelam! Asuuuu....

Brandenburg (Brandenburg Gate/Brandenburger Tor)

Foto Gerbang Brandenburg (Brandenburg Gate/Brandenburger Tor)

Foto ini diambil tanggal 1 Agustus 1936 pada saat pembukaan Olimpiade Musim Panas ke-11 di Berlin dan pertama kali dipublikasikan dalam seri "Die olympischen Spiele 1936 in Berlin und Garmisch-Partenkirchen" dari Cigaretten-Bilderdienst Hamburg-Bahrenfeld . Adolf Hitler (Führer und Reichskanzler) berdiri di atas mobil Mercedes-Benz 770k dengan plat nomor IIA-19356 (Stadtbezirk München) yang sedang berjalan, diiringi oleh para pejabat tinggi Nazi serta pengawalnya dari Leibstandarte. Di kursi belakang duduk ajudannya, SS-Obersturmführer Karl Wilhelm Krause. Mereka melintasi Gerbang Brandenburg (Brandenburg Tor) yang merupakan ikon kota Berlin dan dibangun tahun 1788-1791


Sebuah foto menarik yang memperlihatkan beberapa kendaraan pendukung infanteri dari Lehr-Division (Divisi Latihan) di Berlin tanggal 20 April 1939. Kendaraan-kendaraan ini kemungkinan sedang bersiap-siap untuk mengikuti parade di sepanjang Unter Linden Strasse di depan Hitler dalam peringatan ulangtahunnya. Pada periode ini terdapat variasi yang bermacam-macam dari kendaraan pendukung infanteri di Angkatan Bersenjata. Kendaraan semacam ini terutama penting sekali bagi divisi panzer untuk mempertahankan momentum gerak maju, dan tanpa adanya kendaraan yang mengangkut pasukan infanteri serta suplai yang penting maka semua gerak maju akan terhambat bahkan berhenti sama sekali 

Parade militer dalam acara perayaan ulang tahun Hitler ke-50 tahun 1939. Leibstandarte SS Adolf Hitler dalam parade di depan Gerbang Brandenburg


 
 Komandan terakhir Legion Condor, Generalmajor Dr.-Ing. Wolfram Freiherr von Richthofen, memimpin pasukannya dalam acara parade penerimaan Legion Condor di Berlin tanggal 6 Juni 1939 dengan latar belakang Gerbang Brandenburg (Brandenburg Gate/Brandenburger Tor). Persis di belakangnya mengikuti berbaris adalah Oberstleutnant Hans Seidemann (Chef des Stabes Legion Condor). Pangkat terakhir Seidemann adalah General der Flieger
  

Marsekal Lapangan Inggris Sir Bernard Montgomery menganugerahkan medali-medali bergengsi Inggris kepada sekutu mereka Rusia dalam acara yang diselenggarakan di Hindenburg Platz dekat Gerbang Brandenburg (Berlin) tanggal 12 Juli 1945. Empat orang jenderal Tentara Merah yang "kecipratan" medali adalah: Marshal of the Soviet Union Georgy Zhukov (Panglima 1st Belorussian Army, memakai selempang merah di sebelah kiri Montgomery) mendapat Knight Grand Cross of The Most Honourable Order of the Bath (G.C.B.); Marshal of the Soviet Union Konstantin Rokossovsky (Panglima 2nd Belorussian Army, di sebelah kanan Montgomery) mendapat Knight Commander of The Most Honourable Order of the Bath (K.C.B.); General of the Army Vasily Sokolovsky (Deputi Panglima 1st Belorussian Front, antara Montgomery dan Rokossovsky) mendapat Knight Commander of The Most Excellent Order of the British Empire (K.B.E.); dan Colonel General Mikhail Malinin (Kepala Staff 1st Belorussian Front, di belakang Rokossovsky) mendapat K.B.E. sama seperti Sokolovsky. Bila mereka warga negara Inggris, maka mereka berhak untuk memakai gelar "Sir" di depan namanya, tapi karena orang asing maka yang ada adalah penambahan GCB, KBE, atau KCB setelah nama mereka, seperti contohnya pianis Austria Alfred Brendl. Perhatikan tawa lepas perwira Inggris di sebelah kiri!

Berghof (Obersalzberg)

Album Foto Berghof (Obersalzberg)

Adolf Hitler dan anak-anak


 Dalam bulan-bulan terakhir sebelum pecahnya Perang Dunia II, intrik dan adu strategi diantara para tokoh-tokoh utama Nazi seakan memuncak, bahkan meluas sampai kode pakaian sipil apa yang harus dipakai dalam pertemuan-pertemuan rahasia tertentu! Disini kita melihat para petinggi SS dalam pakaian sipil (langka!) sedang sibuk membaca sebuah dokumen di teras Berghof, Obersalzberg, Berchtesgaden (tempat peristirahatan Hitler), bulan Mei 1939. Foto ini diambil dari rangkaian video yang dibuat langsung oleh Eva Braun, sang kekasih Hitler. Dari kiri ke kanan: Reichsführer-SS Heinrich Himmler, SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef der Sicherheitsdienst), SS-Gruppenführer Karl Wolff (Chefadjudant der Reichsführer-SS und Chef des Hauptamtes Persönlicher Stab Reichsführer-SS), serta SS-Hauptsturmführer Hans Hendrik Neumann (Adjutant Chef der Sicherheitsdienst)


Adolf Hitler bersama dengan Fritz Darges (pangkat terakhir SS-Obersturmbannführer)


Foto terkenal yang diambil oleh Walter Frentz di Berghof Obersalzberg tahun 1942 ini memperlihatkan Adolf Hitler bersama dengan anjing gembala Jerman peliharaannya yang bernama Blondi. Nantinya Blondi akan melahirkan lima ekor anak anjing, dengan salah satu di antaranya menjadi favorit Hitler dan dinamakan dengan "Wolf" (sesuai dengan julukan Hitler sendiri). Pada bulan April 1945 anjing kesayangan Hitler ini dieksekusi di dalam Führerbunker menggunakan potasium sianida atas suruhan majikannya sementara anak-anaknya ditembak mati oleh perwira SS, semuanya demi mencegah mereka jatuh ke tangan pasukan Soviet yang sedang mendekati bunker Berlin! 



 Orang-orang terdekat Hitler berkumpul di teras Berghof sambil ngadu huntu dan kompak mengenakan seragam putih musim panas. Dari kiri ke kanan: SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt); SS-Gruppenführer Julius Schaub (Chefadjutant des Führers Adolf Hitler); Dr. Albert Speer (Reichsminister für Rüstung und Kriegsproduktion); dan Prof. Heinrich Hoffmann (Reichsbilderstatter der NSDAP). Brandt dan Schaub sama-sama mengenakan seragam putih versi SS (Weißer Dienstrock für SS-Führer)


 
 SS-Oberstgruppenführer und Panzer-Generaloberst der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (28 Mei 1892 - 21 April 1966) mengenakan Kampfwagen-Erinnerungsabzeichen (World War I Tank Badge) di seragamnya. Dalam Perang Dunia Pertama dia memang pernah bertugas di 13. Bayerische Sturmpanzer-Kampfwagen-Abteilung sebagai seorang gunner, menggunakan tank Mk IV Inggris hasil rampasan (Februari-November 1918). Dietrich mencicipi pertempuran menggunakan tank tersebut dalam tiga pertempuran: Rheims (Juni 1918), Soissons (Juli 1918) dan Cambrai (Oktober 1918). Foto di atas diambil saat Sepp sedang bersama dengan Reichsbildberichterstatter (fotografer pribadi Hitler) Heinrich Hoffmann di Berghof Berchtesgaden musim semi-panas 1944. Pada waktu itu dia masih berpangkat SS-Obergruppenführer

Invalidenfriedhof

Invalidenfriedhof, Kuburan Para Pahlawan Jerman


Kompleks kuburan Invalidenfriedhof di Berlin. Difoto tanggal 13 Februari 2008


Makam Gerhard von Scharnhorst yang megah. Difoto tanggal 3 September 2005
Oleh : Alif Rafik Khan
Invalidenfriedhof (Kuburan Orang-Orang Cacat) adalah salah satu kompleks pekuburan tertua di Berlin. Dia menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi para perwira militer Prusia ternama, dan dianggap sama pentingnya sebagai monumen bagi Perang Pembebasan Jerman yang terjadi tahun 1813-15.
Pemakaman ini didirikan tahun 1748 sebagai tempat penguburan bagi mereka-mereka yang terluka dan kemudian meninggal dalam Perang Suksesi Austria, yang mengambil lokasi di dekat sebuah hostel yang didirikan atas perintah raja Friedrich II dari Prusia. Dekrit Kerajaan tahun 1824 mendeklarasikan bahwa Invalidenfriedhofakan menjadi tempat penguburan bagi para personil militer Prusia terkemuka, termasuk Bogislav Graf Tauentzien von Wittenberg. Salah satu nisan paling menonjol dari periode ini adalah kepunyaan dari Gerhard von Scharnhorst (pahlawan dalam Perang Napoleon) yang dirancang oleh Schinkel dan berbentuk sebuah patung singa yang sedang tertidur. Yang luar biasa adalah bahan metal pembuatnya yang diambil dari sebuah meriam oleh Rauch! Kuburan ini juga menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi para prajurit yang terbunuh dalam Revolusi 1848 di negara-negara Jerman. Pada tahun 1872, tercatat 18.000 pemakaman telah dilaksanakan diInvalidenfriedhof.
Banyak dari para panglima dan perwira yang bertarung dalam Perang Dunia I, seperti Max Hoffmann, Helmuth von Moltke dan Ludwig von Falkenhausen dikuburkan di pemakaman ini bersama dengan para perwira tinggi Freikorps. Jenazah Manfred von Richthofen (‘Red Baron’) dipindahkan ke Invalidenfriedhof tahun 1925 dari kuburan asalnya di Prancis. Selama masa pemerintahan Republik Weimar, para perwira tinggi seperti Hans von Seeckt juga dikuburkan disini, meskipun kemudian setengah lahan Invalidenfriedhof dijadikan taman umum.
Selama masa Nazi, beberapa tokoh militer senior dikuburkan di “Kuburan Orang-Orang Cacat”, termasuk Generalfeldmarschall Walther von Reichenau, mantan Panglima Angkatan Darat Generaloberst Werner Freiherr von Fritsch, jagoan Luftwaffe Oberst Werner Mölders, komandan Luftwaffe Generaloberst Ernst Udet, Reichsminister Fritz Todt, Reichsprotektor Bohemia dan Moravia SS-Obergruppenführer Reinhard Heydrich, dan General der Infanterie Rudolf Schmundt (yang meninggal akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan Bom 20 Juli 1944). Setelah Perang Dunia II, sang pemenang perang Sekutu memerintahkan agar semua monumen Nazi (termasuk yang berada di Invalidenfriedhof) dihilangkan, dan hal ini berujung pada dihilangkannya penanda kuburan Heydrich dan Todt, meskipun jenazah mereka tetap berada disana.
Pada bulan Mei 1951, dewan kota Berlin Timur memerintahkan agar Invalidenfriedhof ditutup untuk sementara bagi umum agar perbaikan serta restorasi dapat dijalankan, juga untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut terhadap makam-makam bernilai sejarah yang ada disana. Karena letaknya yang berdekatan dengan Tembok Berlin yang terkenal, pada tahun 1960-an lebih dari sepertiga kuburan dihancurkan demi memberi jalan bagi dibuatnya menara-menara pengawas, barak tentara, jalan dan tempat parkir. Degradasi kuburan bersejarah ini berlanjut pada tahun 1970-an ketika para prajurit yang ditempatkan tak jauh dari sana dengan seenak bero menggunakan batu makam yang tak terpakai atau rusak untuk tempat berlindung sementara di kala cuaca buruk! Mungkin karena Invalidenfriedhof menampung kuburan dari pejuang kemerdekaan Jerman semacam Scharnhorst (dipandang oleh Angkatan Bersenjata Jerman Timur sebagai pahlawan mereka) sehingga dia terhindar dari kehancuran total.
Setelah penyatuan Jerman tahun 1990, kuburan ini ditempatkan di bawah badan perlindungan monumen sehingga pekerjaan restorasi mulai dilakukan. Sekarang terdapat sebuah monumen di Invalidenfriedhof untuk menghormati warga Berlin yang terbunuh dalam usahanya menyeberangi Tembok Berlin. Pemakaman ini juga mengandung sebuah kuburan massal warga Berlin yang terbunuh akibat serangan udara Sekutu dalam Perang Dunia II, meskipun kuburannya sendiri tidak ditandai.
50 tokoh terkemuka Jerman yang dimakamkan di Invalidenfriedhof, diurut secara kronologis:
1. Hans Karl von Winterfeldt
2. Gerhard Johann David von Scharnhorst
3. Job von Witzleben
4. Friedrich Bogislav Emanuel Tauentzien von Wittenberg
5. Friedrich von Holstein
6. Karl Friedrich Friesen
7. Hermann von Boyen
8. August Hiller von Gaertringen
9. Therese Elssler
10. Julius von Groß genannt Schwarzhoff
11. Alfred von Schlieffen
12. Karl von Schönberg
13. Helmuth Johannes Ludwig von Moltke
14. Moritz von Bissing
15. Hans Joachim Buddecke
16. Maximilian von Prittwitz und Gaffron
17. Hermann von Eichhorn
18. Olivier Freiherr von Beaulieu-Marconnay
19. Robert von Klüber
20. Rudolf Berthold
21. Hans Hartwig von Beseler
22. Friedrich von Baudissin
23. Manfred Albrecht Freiherr von Richthofen
24. Max Hoffmann
25. Josias von Heeringen
26. Ludwig von Schröder
27. Werner von Frankenberg zu Proschlitz
28. Ludwig von Falkenhausen
29. Hans von Seeckt
30. Hans Maikowski
31. Adolf Karl von Oven
32. Rochus Schmidt
33. Oskar von Watter
34. Werner von Fritsch
35. Wolff von Stutterheim
36. Lothar von Arnauld de la Perière
37. Friedrich-Carl Cranz
38. Ernst Udet
39. Werner Mölders
40. Walther von Reichenau
41. Herbert Geitner
42. Fritz Todt
43. Reinhard Heydrich
44. Curt Haase
45. Hermann von der Lieth-Thomsen
46. Carl August von Gablenz
47. Hans Fuß
48. Hans Valentin Hube
49. Rudolf Schmundt
50. Walter Marienfeld

Westwall (Siegfriedstellung/Siegfried Line)

Foto Westwall (Siegfriedstellung/Siegfried Line)

Peta Westwall/Siegfried Line. Sebenarnya ada dua Siegfried Line yang dikenal: yang pertama dibuat sebagai bagian dari Hindenburg Line yang dibangun di Prancis Utara tahun 1916-1917 (Perang Dunia Pertama), sementara yang kedua (yang lebih populer) dibuat oleh Nazi Jerman tahun 1930-an di wilayah perbatasannya dengan Prancis, berhadapan dengan Maginot Line. Orang Jerman menamainya Westwall, sementara Sekutu lebih senang menamainya sebagai Siegfried Line sebagai pengingat benteng yang lebih dulu dibangun. Jalinan benteng pertahanan ini membentang dari Kleve, di perbatasan dengan Belanda, melalui perbatasan lama di wilayah barat zaman kekaisaran Jerman sampai ke kota Weil am Rhein di perbatasan dengan Swiss, sepanjang 630km dengan lebih dari 18.000 bunker, terowongan dan jebakan tank di dalamnya!


 Adolf Hitler dalam inspeksi ke Westwall tanggal 14-19 Mei 1939. Dari kiri ke kanan: General der Infanterie Erwin von Witzleben (Kommandierender general Gruppenkommando 2), SS-Untersturmführer Karl Wilhelm Krause (persönliche Kammerdiener von Hitler), Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommando der Wehrmacht), SS-Obersturmbannführer Prof.dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt), Reichsführer-SS Dipl.-Landwirt Heinrich Himmler (Reichsführer-SS und Chef der Deutschen Polizei), Reichsleiter Martin Bormann (Reichsleiter der NSDAP), SS-Obersturmführer Fritz Darges (Adjutant der Reichsleiter Martin Bormann), SA-Obergruppenführer Dr.ing.Prof.h.c. Fritz Todt (Chef der Organisation Todt), Führer Adolf Hitler (Führer und Reichskanzlei), dan Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber des Gruppenkommando 1)

Adolf Hitler dalam inspeksi ke Westwall tanggal 14-19 Mei 1939. General der Infanterie Alfred Wäger (Generalkommando Grenz Truppen Oberrhein) sedang menunjukkan dimana lokasi WC umum berada. Di kiri dan kanan Hitler berdiri dua orang kepercayaannya: Generaloberst Wilhelm Keitel (Chef des Oberkommandos der Wehrmacht) dan Reichsführer-SS Heinrich Himmler (Chef der SS und Deutschen Polizei)

Adolf Hitler dalam inspeksi ke Westwall tanggal 14-19 Mei 1939. Dari kiri ke kanan: SA-Obergruppenführer Dr.ing.Prof.h.c. Fritz Todt (Generalinspekteur für das deutsche Straßenwesen), General der Infanterie Alfred Wäger (Generalkommando Grenz Truppen Oberrhein), Heinz Linge (persönliche Ordonnanz Hitlers), SS-Obersturmbannführer Prof.Dr.med. Karl Brandt (Hitlers Begleitarzt), dan Adolf Hitler

Atlantikwall

Foto Atlantikwall

Sebuah meriam raksasa lintas-selat dari Batterie "Lindeman" di Sangatte, Pas-de-Calais, Prancis. Meriam SK C/34 dengan panjang 20 meter yang disandangnya berkaliber 406mm dan biasa dijuluki sebagai "Adolfkanone". Dibutuhkan peluru seberat satu ton dengan jangkauan 42km untuk umpan larasnya, meskipun dia bisa juga "disumpal" dengan peluru seberat 590kg dengan jangkauan lebih jauh, 56km! Meriam yang pertama kali dibuat oleh Krupp tahun 1934 ini sebenarnya diperuntukkan bagi turet kapal perang kelas H, tapi kemudian penggunaannya diperluas menjadi artileri pantai (Küstenartillerie). Marine Küstenbatterie "Lindemann" sendiri dilengkapi dengan tiga buah Adolfkanone yang dicomot dari Batterie Schleswig-Holstein di Polandia. Pada awalnya baterai pertahanan artileri pantai ini dinamakan sebagai "Großdeutschland", tapi kemudian dirubah menjadi "Lindemann" sebagai penghargaan terhadap Kapitän zur See Ernst Lindemann, Kapten Kapal Bismarck yang gugur tahun 1941. Foto ini diambil oleh Marine-Kriegsberichter Kuhn tanggal 19 September 1942 pada saat peresmian operasionalnya oleh Kapitän zur See Friedrich Frisius (Kommandant der Seeverteidigung Pas de Calais)

Facts Unique Of Adolf Hitler!

Fakta-Fakta Unik Dari Adolf Hitler!

Hitler bersama binatang peliharaan kesayangannya anjing jenis Gembala Jerman bernama Blondi


Para simpatisan partai berebut untuk mendekati Hitler, termasuk para penjaga SS berseragam hitam, yang meskipun mati-matian berusaha menahan kerumunan, tapi masih sempat-sempatnya mengagumi Hitler dengan tatapan mereka!


Hitler dalam pakansi ke Paris tak lama setelah kejatuhan Prancis ke tangan Jerman, 23 Juni 1940. Seperti para turis-turis lainnya, pastilah obyek yang paling ingin dilihatnya adalah Menara Eiffel! Disini dia berfoto bersama arsitek favoritnya Albert Speer (kiri) dan juga pematung favoritnya Arno Breker. Kru TVRI sedang mengabadikan kejadian tersebut


Hitler adalah juga selebritis. Lihatlah para 'fans' yang berebutan meminta tanda tangan sang Führer!


Usia memang tidak pandang bulu! Seorang Hitler pun terpaksa memakai kaca pembesar hanya untuk melihat sebuah dokumen, Jangan lupakan pula rona kelelahan yang tampak di wajahnya. Di sebelah kiri adalah jagoan panzer terkemuka dari Divisi SS Leibstandarte Adolf Hitler dan SS Hitlerjugend, Obersturmbannführer Max Wünsche


Dari semua perempuan Jerman yang bermimpi untuk bersanding dengan Hitler, hanya Eva Braun yang beruntung. Tunggu dulu, foto wanita di atas bukan Eva lho!


Hitler dari fiberglass dalam sebuah perayaan orang bule


Hitler dalam Perang Dunia I bersama para kameradnya yang terluka di sebuah rumah sakit militer Jerman. Dalam perang tersebut, Hitler muda memang terkenal pemberani, walaupun dia 'hanya' bertugas sebagai pembawa berita dari dan ke front. Dua kali terluka, dan ganjarannya adalah Eiserne Kreuz kelas pertama. Hitler begitu bangga atas satu-satunya penghargaan yang didapatnya atas alasan keberanian tersebut (dan bukan karena kebangsawanannya atau posisinya di pemerintahan) sehingga dia selalu tidak lupa menyertakan si medali di seragamnya dalam tiap kesempatan! Sekarang, tebak yang mana Hitler? Kalau belum tahu, tuh yang di atasnya ada X!


Hitler adalah vegetarian yang bebas dari narkoba. Pastikan peran anda dalam memerangi fasisme : makan daging dan gunakan narkoba!


Adolf Hitler dan George Walker Bush. Emang sama?


Adolf Hitler dapat disebut sebagai salah satu diktator terkejam sepanjang sejarah. Ia memimpikan berdirinya kekaisaran Jerman yang mencakup seluruh wilayah Eropa. Jargon yang diusungnya adalah "Bangsa Jerman adalah ras yang paling unggul di muka Bumi", walaupun visi yang diusungnya luar biasa, para ahli sejarah mengungkap sejumlah fakta unik yang bertolak belakang pada kehidupan Hitler.

1. Parade Partai Nazi: Untuk membangkitkan semangat militansi mereka, anggota partai Nazi wajib berparade sambil mengelu-elukan kekuasaan Hitler. Walaupun parade ini terkesan gagah dan maskulin pada kenyataannya ide parade ini diadopsi dari parade para Cheerleader di Harvard. Hitler memperoleh ide parade ini dari Ernst Hanfstaengl, rekannya yang memperoleh tugas belajar di Harvard. Hitler terkesima dengan antusiasme para cheerleader Harvard untuk mengelukan almamater mereka. Hitlerpun segera mengadopsi parade ini sebagai salah sau kegiatan wajib dalam partai Nazi.

2. Hitler mangkir dari wajib militer: walaupun kebijakan-kebijakan yang diambilnya cenderung militeristik, Hitler sendiri pernah mangkir dari wajib militer. Sebagai seorang warga Austria Hitler wajib mengikuti wajib militer pada usia 20 tahun. Untuk menghindari kewajiban ini, Hitler berkali-kali pindah alamat. Setelah lima tahun berganti-ganti tempat tinggal, pemerintah Austria berhasil memergoki Hitler di Munich, iapun di seret untuk menjalani tes fisik sebagai syarat wajib militer. Tapi kenyataannya, pemerintah Austria melepaskan Hitler dari kewajibannya gara-gara Hitler tidak memiliki modal fisik yang memadai sebagai tentara!

3. Hitler pengidap hypochondriac: Walaupun menyakini bahwa bangsa Jerman adalah manusia super, Hitler mengidap hypochondriac (kekhawatiran berlebih terhadap kondisi kesehatan) yang kronis. Ia sering mendiagnosa sendiri bahwa dirinya mengidap berbagai penyakit berbahaya. Akibatnya, ia minum berbagai obat-obatan, menggunakan lintah untuk menurunkan tekanan darahnya dan amat perhatian dengan masalah pencemaran udara.

4. Hitler jadi vegetarian setelah menghadiri autopsy: Akibat tidak tahan dikejar-kejar oleh Hitler, salah seorang teman wanitanya (Geli Raubal) sengaja bunuh diri. Untuk menunjukkan perhatiannya atas kematian sang wanita, Hitler bersedia diundang untuk menyaksikan autopsy dalam rangka meneliti sebab-sebab kematian sang wanita. Ternyata walaupun terkenal sadis, Hitler nggak tahan melihat darah dan sejak saat itu Hitler menolak makan daging dan melarang orang lain makan daging di hadapannya.

5. Hitler senang menjahili staf-stafnya: Sifat jahil Hitler sangat keterlaluan dan sering membuat para stafnya senewen dan frustasi. Tapi Hitler akhirnya menuai akibat kejahilannya ketika ia berusaha mengerjai Ernst Hanfstaengl. Hitler berpura-pura mengirim Ernst Hanfstaengl ke Spanyol dalam sebuah misi bunuh diri. Agar tampak serius, Hitler mengirim Ernst Hanfstaengl dalam sebuah pesawat yang di jaga ketat oleh pasukan Gestapo. Ernst Hanfstaengl pun tertipu, ia benar-benar merasa keselamatan jiwanya tengah terancam. Ernst Hanfstaengl melarikan diri ketika pesawat sedang mengisi bahan bakar di Swiss. Belum sempat Hitler menjelaskan bahwa ia hanya main-main, Ernst Hanfstaengl sudah membelot ke pasukan sekutu dan membocorkan sejumlah rahasia besar milik partai Nazi!

6. Kebijakan perang Hitler dipengaruhi sikap anjing peliharaannya: Hitler amat membanggakan anjing pemburunya yang bernama Blondi. Ia menghabiskan berjam-jam dalam sehari untuk melatihnya dengan berbagai trick. Para jenderal jerman kala itu menyadari bahwa mood Hitler amat dipengaruhi oleh keberhasilannya melatih Blondi. Kala Blondi berhasil melakukan trick yang diajarkan, mood Hitler akan menjadi baik dan mau mendengarkan saran dan usulan para jenderalnya. Namun sebalikya, kala Blondi gagal, Hitler akan uring-uringan dan mengacuhkan segala usul yang diajukan padanya. Salah seorang sekertarisnya kemudian menuturkan bahwa, "Kadang terkesan bahwa hasil yang diperoleh selama perang di Rusia, lebih dipengaruhi oleh Blondi ketimbang para Jenderal Jerman".

7. Hitler adalah penggila film: Hitler tergila-gila dengan khayalan Goebbels, menteri propagandanya yang selalu mengagung-agungkan kebesaran partai Nazi. Goebbels kemudian ditugaskan untuk mengemas idenya dalam sejumlah film propaganda. Film-film ini diserahkan langsung kepada Hitler yang menontonnya secara rutin setiap malam. Pandangan Hitler pada suatu film akan menentukan film mana yang akan di edarkan bagi rakyat Jerman.

8. Hitler adalah pemalas kelas berat: berbeda dengan pemimpin dunia lain yag pada umumnya aalah seorang pekerja keras, Hitler aalah pemalas kelas berat. Kemalasannya ini dipengaruhi kebiasaannya menonton film hingga larut malam. Hitler jarang bangun kurang dari jam dua siang dan jarang melahap sarapannya jika tidak di atas kasur.

9. Hitler penggila makanan manis: Hitler memakan 1 Kg cokelat setiap hari, disamping kue-kue yang dibubuhi banyak whip cream. Ia membubuhi tehnya dengan tujuh sendok teh gula, dan kaang-kadang masih dicampur lagi dengan anggur merah.

10. Hitler adalah orang yang pandai bersiul: Hitler mampu memainkan harmonica dan flute, ia pun pandai menyanyi, namun bersiul adalah keahlian Hitler yang paling menonjol. Ia mampu bersiul dengan nyaring di tengah padang rumput dan memainkan melodi musisi Wagner dengan siulannya secara tepat.

TOPOLOGI JARINGAN DAN PERANGKAT JARINGAN BESERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN NYA

TOPOLOGI JARINGAN DAN PERANGKAT JARINGAN BESERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGAN NYA A. TOPOLOGI JARINGAN ( KELEBIHAN DAN K...